5 Pandemi di Dunia Selain COVID-19

Hi Bro dan Sis!

Apa kabarnya semua selama PSBB? Semoga kamu tetap sehat dan patuh terhadap arahan pemerintah untuk tetap di rumah saja selama masa pandemi ini ya.

Di tahun 2020 ini, Indonesia termasuk salah satu negara yang dilanda virus corona dan sudah ribuan orang yang sudah terjangkit virus ini dan angka kematian mencapai 9%.

Virus corona ini merupakan virus yang bisa menyerang siapapun dan bahkan mengancam nyawa. Karena virus ini menyebabkan kematian dalam waktu singkat. Seperti yang diketahui, saat ini COVID-19 sedang mewabah di hampir seluruh dunia..

Di balik itu semua, efek dari virus ini bukan hanya kepada kematian saja. Tetapi juga berhubungan dengan melemahnya ekonomi yang menyebabkan tingginya angka PHK. Tapi sebelum pandemi corona, ternyata sudah ada 5 pandemi di dunia dengan angka kematian yang lebih tinggi.

Apa saja kelima pandemi tersebut? Intip ke bawah, ya~

Flu Spanyol

Flu spanyol merupakan pandemi flu influenza tipe A atau biasa disebut dengan H1N1 yang merupakan virus yang berasal dari peternakan hewan unggas dan dapat menyebar ke manusia. Gejala virus ini adalah batuk kering, sakit perut hingga menganggu ke bagian pernapasan dan juga penularannya juga dapat melalui udara.

Kebayang dong, cepat banget pasti penyebaran melalui udara. Flu spanyol ini terjadi mulai dari Maret 1918 sampai Juni 1920 di Afrika, dan diperkirakan 50 juta hingga 100 juta orang meninggal akibat virus ini. Flu Spanyol ini juga pernah sampai di Indonesia, yaitu di Sumatra Utara, Bali, Sulawesi dan Kota besar di Pulau Jawa pada Juli 1918 dan memakan 1,5 juta jiwa korban jiwa.

Baca: 5 Buah Lezat yang Tingkatkan Imunitas Lawan COVID-19

Flu Babi

Sama seperti Flu spanyol, flu babi ini merupakan pandemi flu influenza tipe A juga (H1N1). Seperti namanya virus ini penyebabnya adalah hewan babi. Gejala yang ditimbulkan adalah demam, batuk, sakit tenggorokan, menggigil, dan nyeri tubuh.

Flu ini bisa menyebar melalui udara lewat batuk dan bersin. Flu babi pertama ditemukan di Amerika Utara (Mexico) pada April 2009 dan mengalami pandemi pada juni 2009 yang telah menginfeksi 74 negara dan ada 1,632.258 kasus dan 289.500 orang meninggal.

Black Death

Black death merupakan virus yang mengancam populasi di Eropa pada abad-14. Dimana virus ini menyebabkan eropa kehilangan lebih dari 50 juta jiwa atau sekitar 60% dari populasinya. Virus ini juga pernah menyebar di Jawa pada abad ke-20. Virus ini disebabkan oleh PES yaitu bakteri pada kutu tikus hitam. Tidak hanya manusia yang mati pada saat itu tapi tikus-tikus hitampun juga banyak yang mati pada saat itu.

Baca: 5 Tips Keuangan Saat Local Lockdown COVID-19

Penyebarannya terjadi lewat kapal dagang Italia yang dimana, tikus-tikus tersebut menyebar ke seluruh dunia dengan kapal dagang tersebut. Kutu tikus tersebut dapat menempel pada baju manusia lalu akan menyerangnya ke kulit. Seperti namanya Black death ini membuat kulit menghitam dan biasanya di bagian jari tangan, jari kaki, atau ujung hidung. Kehitaman itu muncul akibat adanya jaringan yang mati.

Kolera

Kolera merupakan penyakit menular akibat makanan, minuman, maupun air yang telah terkontaminasi bakteri penderita kolera, akan mengalami diare berat, dehidrasi, mual hingga muntah.

Awal mula kolera ini terjadi pada tahun 1817-1824 berasal dari India dan menyebar cepat ke Asia tenggara, Timur Tengah, Afrika, hingga ke Tiongkok. Jumlah kematian pandemi ini tidak diketahui, tapi di Indonesia sendiri pada bulan April 1825 1.255 orang meninggal dalam kurun waktu 11 hari.

Baca: 5 Tips Menjaga Kesehatan Mental saat Pandemi

Virus Ebola

Virus ebola pertama kali muncul di Afrika pada tahun 1976, lebih tepatnya yaitu di Sudan Selatan dan Republik Kongo, dimana disana ada sebuah desa yang dekat dengan sungai ebola. menyebabkan pendarahan parah, kegagalan organ dan 90% dapat menyebabkan kematian. Penyebaran virus ini melalui kontak cairan tubuh seperti darah.

Gejala awal berupa demam, sakit kepala, nyeri otot, dan menggigil. Kemudian, penderita bisa mengalami perdarahan internal yang mengakibatkan muntah atau batuk darah. Wabah ini telah terjadi lagi kedua kalinya di Afrika pada Maret 2014 sampai Januari 2016 dan menewaskan 11.000 orang di Afrika. Penanganannya di rumah sakit sangat membutuhkan transfusi darah dan juga oksigen untuk membantu alat pernapasan.

Itulah 5 Pandemi yang pernah terjadi sebelum terjadinya pandemic covid19. Lumayan lama ya mengalami pandemicnya. Tapi, semoga pandemi corona ini segera selesai dan tidak memakan korban jiwa yang lebih banyak lagi. Tetap ikuti aturan pemerintah untuk kebaikan bersama. Jaga jarak jika ada urusan penting di luar rumah, jika tidak tetap di rumah saja ya.

Yuk, install Fazzcard dan ajukan KasBon di sini!

Follow juga media sosial Fazzcard untuk mendapatkan berbagai informasi terkait promo dan fitur menarik lainnya!

Artikel Terkait